Jembatan Gantung

PhotoGrid_1435034933245Late post ini judulnya yaa…

Ini kegiatan saya dan Si Tengah. Membuat jembatan gantung.

Bahannya :

  • Kardus bekas sepatu. Kelupas bagian luarnya. Bagian dalamnya seperti di gambar ya, karton bergelombang gitu.
  • Tali rafia
  • Pelubang kertas
  • Balok-balok untuk penahan tali

Siapkan kartonnya, potong sesuai ukuran yang diinginkan. Kemudian lubangi bagian tepi-tepinya. Di setiap lubang, simpul dengan tali rafia, sedemikian rupa seperti gambar.

Si Tengah seneng banget bikin mainan ini. Alhamdulillaah.

Foto ini saya unggah juga di akun Instagram @andarucraft.

 

 

 

 

File’s Not Found

Pagi-pagi mau cerita yang sedikit mellow… hehe. Ngga papa yah.

Ngomong-ngomong soal bayi… hmm, untuk Teman-teman yang membaca tulisan ini, yang baru saja punya bayi baru, saya ucapkan selamaat. Semoga bayi Anda semua sehat-sehaat, menjadi anak shalih-shalihah. Aamiin.

Sebenernya, saya kangen punya bayi lagi, hehe. Udah anak tiga tapi kadang masih ingin gendong-gendong bayi lagi. Mendadak lupa repotnya mengurus bayi. Lupa kalau pernah ngalamin baby-blues yang lumayan tidak nyaman.

Seringkali, ketika melihat iklan produk keperluan bayi, melihat bayi yang lucu, saya melihat ke masa lalu, mengingat-ingat dulu pas anak-anak saya umur segitu, kayak apa wajah lucunya, kayak apa ya gerakan aktifnya. Saat itu pula, otak saya memberi informasi : File’s Not Found.

Sedih ya. Yaa, sedikit.

Bisa sih dengan melihat foto-foto mereka, rindu saya terobati. Tapi, tetep ngga bisa gendong kan. hehe.

File’s Not Found. Saya masih bekerja sewaktu mereka masih kecil-kecil. Waktu untuk menggendong mereka, bermain bersama mereka lebih sedikit daripada waktu untuk bekerja di kantor. Jika ada prinsip “Yang penting waktu berkualitas bersama anak”, mungkin saat ini bisa saya katakan, “Tidak, kuantitas pun tak kalah penting”.

Semoga tak menjadi perdebatan, karena masing-masing ibu punya perasaan yang mungkin berbeda. Demikian.