Setrum

Menjelang bobok malam, Si Bungsu (22 bulan) masih saja bermain dengan pensil warna. Bukan melukis di buku loh, melainkan melukis abstrak di dinding kamar. πŸ˜€

Sampai pada stop kontak, rupanya dia memasukkan pensilnya ke lubang stop kontak. Alhamdulillaah, Si Tengah (4 tahun) mengingatkan adiknya, “jangan masuk lubang, ada setrum, nanti rambut berdiri…!”.

Hahahha… Pintar dan lucu sekali, Nak. Jadi, kalau kesetrum, rambutnya berdiri ya…? Hahaha. Seperti di film-film kartun yang kita lihat ya… hihiihih… *geli ndengernya*


mobile wordpress

Iklan

3 thoughts on “Setrum

  1. Saya pun ngakak nih …
    Film kartun memang punya pengaruh yang sangat kuat di benak anak-anak …

    (rambut berdiri …) … Membayangkan tom and jerry …

    Salam saya Bu

    re : hehehhehe… sebetulnya agak “menyesatkan” ngga sih, Om, qiqiiq…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s