Matur Nuwun

Semalam, setelah saya sampai di rumah, ART kami pamit pulang karena jam kerjanya memang sampai saya sampai di rumah, Pergi-Pulang.

Iya, Mbak, silahkan. Matur nuwun ya, Mbak.

Tiba-tiba Si Mas nyeletuk, “Mama, matur nuwun itu apa?”

Hahaha… Matur nuwun itu terima kasih, Nak.

(Wah, bisa-bisa bahasa Jawa tidak lagi dimengerti oleh keturunan kami karena tidak dipakai dalam percakapan dengan anak-anak) πŸ˜›

Iklan

4 thoughts on “Matur Nuwun

  1. hihiih… di daerah aja kadang udah mulai campur aduk antara bahsa indonesia & bahasa daerah πŸ™‚


    re : iya Mbak. Di kampung halaman saya sana, bahasa Jawa sudah dicampur-campur Bahasa Indonesia.
    Lama-lama kromo inggil ilang… weks.

    Suka

  2. Anak-anak itu lucu ya Bunda, kadang seminggu pulang kampung aja terus balik ke Bekasi sudah medok logat jawanya……salam kenal Bunda

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s