Sepatu, Kenangan Masa Sekolah

Nunggu bis di halte Wahidin, di sebelah ada bapak-bapak penjual jasa semir sepatu berusaha menarik rejeki sore ini. Bau khas semir membawa ingatanku pada sepatu sekolahku, dulu waktu SMP.

Selama sekolah, pantang bagiku bersepatu buluk. Tentu saja khusus sepatu sekolah yang bisa disemir. Kalau sepatu berwarna selain hitam tidak perlu disemirlah.

Sepatu ATT andalanku waktu SMP. Seringnya sih bagian bawah sepatu (sol) yang rusak duluan. Atas masih bagus tapi bawah sudah bolong.

Aku ingat, rute menuju sekolah yg ditempuh dengan jalan kaki adalah melewati halaman dan kebun orang. Kalau musim hujan tiba, jalanan becek, sol sepatu yang bolong membuat kaos kaki basah, juga berwarna hitam.

Membeli sepatu baru bukan pilihan utama mengingat masih banyak kebutuhan kami yang jauh lebih mendesak. Waktu itu bapakku hanya menambalnya. Selama masih bisa ditambal, ditambahkan alas lagi, belum perlulah membeli yang baru.

Ah, Bapak, sore ini aku terkenang…


mobile wordpress

Iklan

2 thoughts on “Sepatu, Kenangan Masa Sekolah

  1. Ini kenangan sederhana yang indah …

    salam saya

    (Saya pun jadi terkenang Bapak deh tuh …) 😦


    re : dan mengharukan bagi saya…
    Yaah, Om NH malah sedih ya, Om?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s