Semakin Percaya Diri

Bulan lalu, tetangga saya mengadakan pesta ulang tahun putranya. Anak-anak diundang. Carport disulap menjadi tempat pesta lengkap dengan balon-balon dan badut. Kado juga sudah kami siapkan, malah kartu (kertas) ucapan selamatnya ditulis sendiri oleh Kakak Ray.

Tidak seperti pada acara-acara macam begini sebelumnya, hari itu Kakak berlaku sangat tenang dan manis. Ray sudah ngga takut lagi sama badut. Dia sangat menikmati perayaan kecil ini.

Sementara itu, Affan, begitu melihat 2 badut datang, langsung nangis kejer dan tegang, “Mama, aku mau pulaaaaang…”. Ngga mau lagi duduk bersama anak-anak yang lain. Maunya dekat-dekat Mama terus. πŸ˜€

Takjub sekali kami, Mama dan Ayah, melihat Ray di acara ini. Dia sudah lebih percaya diri. πŸ™‚ kami sangaaaat terharu. Indah sekali momen ini kami rasa.

Ray, yang sebelumnya kami khawatirkan tumbuh-kembangnya, hari ini telah menunjukkan kepada kami, “aku bisa, Mama. Aku bisa, Ayah. Aku baik-baik saja, aku bahagia”.

Dia tampak berusaha menjawab tebak-tebakan yang dipandu si badut. Lucuuu sekali. Dia berani unjuk gigi dengan menyanyi lagu Balonku. Karenanya dia mendapat 2 hadiah dari badut. Dia tampak senang.

Aku dan Ayah saling pandang. Look at him, Ayah. He’s our son. He’s going better. He’s great. Sure.


WordPress4blackberry.

Iklan

7 thoughts on “Semakin Percaya Diri

  1. Ping-balik: NINE FROM THE LADIES 2011 (#1) « The Ordinary Trainer writes …

  2. kenapa ya anak kecil banyak yang takut badut…
    susah banget dulu ngajakin anak2 mau tampil main games dari si badut….maksudnya biar makin berani…
    akhirnya ya pasrah aja…deh


    re : karena penampilan badut ‘tidak biasa’ ya Bu Monda, jadi anak khawatir/cemas. Tapi lama-lama anak-anak akan terbiasa juga seiring perkembangannya πŸ™‚

    terima kasih telah berkunjung, Bu Monda πŸ™‚ saya senang dikunjungi Ibu πŸ™‚

    Suka

  3. Hmm…saya bisa membayangkan. Sekecil apapun perkembangan yang positif dari anak kita, sangatlah membanggakan.


    re : ya, Bu, sangat membahagiakan.
    terima kasih telah berkunjung, Bu Eny… πŸ™‚

    Suka

  4. Ponakanku Egi sampai sekarang masih takut sama badut, awal2 saja, tapi kalau sudah bemenit2 berlalu, mulai datang beraninya, dan mau foto2 bareng. Sepertinya dia butuh waktu untuk beradaptasi hehehe Bagus ya Kakak Ray bikin mama bangga karena berani tampil πŸ™‚


    re : iya, Mbak, Kak Ray memang butuh waktu agak lama untuk beradabtasi
    thanks, Mba, sudah berkunjung πŸ™‚

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s