Resign III : Bukan Sampah

Apakah saya terlihat mengeluh (dengan tulisan saya yang bertema resign)? saya kok ngga merasa gitu ya. (hehehe…)

Menuliskan kata hati dan pikiran-pikiran saya di sini, sungguh tidak bermaksud “mengasihani diri sendiri” dengan mengeluhkan ini-itu. Saya hanya berbagi kata hati, barangkali saja ada pencerahan dari teman-teman. Atau mungkin… ada banyak ibu bekerja di luar sana yang punya pikiran senada dengan saya bisa merasa “punya teman”. :p

Jadi bukan sampah-menyampah, Kawan. Ini kata hati yaaang…manusiawi kan?


Iklan

5 thoughts on “Resign III : Bukan Sampah

  1. Nggak lah Bu …
    saya rasa wajar-wajar saja kalau kita merasa perlu untuk mencurahkan isi hati kita di Blog …
    selama itu nggak melanggar etika dan norma … lanjut-lanjut saja

    Salam saya Mama Ray

    Suka

  2. wik, sopo sing ngomong kuwi sampah? tak-ewangi nge-thak-i πŸ˜€
    rapopo mbak, blogmu dewe kok πŸ˜€
    btw, jadi saya resign gak ya????


    re : ga ada yang ngomong sampah kok. Aku tidak bermaksud mengeluhkan kehidupan, aku hanya ingin mengekspresikan isi hati.

    sampean belum bisa Mbak, masih ikatan dinas πŸ™‚

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s