Buku Daun

Masih seputar kegiatan bermain anak-anak pekan lalu. Saya sedang belajar mendokumentasikan kegiatan anak-anak semampu saya, mengingat terbatasnya waktu saya bersama mereka. Setidaknya, Sabtu-Minggu adalah hari tanpa “kosongnya ruh” dalam setiap aktifitas bermain mereka. Akhir pekan adalah bermain sesuatu yang beda.

Di komplek kecil rumah kami, ditanami bunga (saya ngga tahu namanya) sejenis pohon pisang. Saya biasanya menyebut kembang pisang-pisangan.

Daunnya seperti daun pisang biasa, cuma ukurannya kecil, mengingatkan saya pada permainan saya jaman saya kecil.

Kakak dan Mas, masing membawa pisau dapur. Tentu saja dengan pengawasan penuh dari saya. Mereka memotong pelepah daun bunga itu beberapa.

Di teras rumah, Kakak memisahkan daun dan batangnya. Daunnya dipotong-potong (bisa juga disobek)lagi dengan ukuran yang kurang-lebih sama. Ditumpuk dan terakhir disemat lidi di satu sisinya. Terciptalah sebuah buku! Yaaah, kayak notes kecil gitulah. Ambil lagi lidi, pura-puranya itu pensilnya.

Kalau Mas masih dibantu memisahkan daun dan batangnya. Mas belum lihai menggunakan pisau. Gak papa ya Mas, lama-lama juga bisa nanti. Mas belajar memotong pelepah saja deh.

Pelepah daun, kami gunakan bermain pura-pura, sebagai pedang dalam anggar. Hehehhe. Bukan perang-perangan ya, Nak, ini pertandingan anggar, olahraga…!

Alhamdulillaah, kami senang selama bermain. Kakak seringnya malu-malu kalau difoto, jadinya gini deh.


Posted with WordPress4blackberry.

Iklan

Mahkota

Hari Sabtu kemarin, saya sedikit bingung mencarikan kegiatan buat anak-anak di rumah. Karena kaki Ayah sakit, jadi Ayah belum bisa leluasa menemani mereka bermain. Aaah, bikin apa’aaaan ya yang bisa mengalihkan mereka dari VCD yang sedang diputer….???

Kemudian, ahhaaa!!

“Siapa yang mau bikin mahkota rajaa??”

“Saya…!”, Kakak lari keluar diikuti Si Tengah.

“Oke, VCDnya dimatikan dulu ya Kak”.

Kemudian kami pergi keluar. Di pojokan ada pohon ketapang yang lumayan rindang. Dipetiklah beberapa daun. Disemat sedemikian rupa sehingga menjadi mahkota raja.

Mas Affan belajar memetik daun-daun yang lebar dan Kakak Ray belajar menyemat daun (masih dibantu).

Alhamdulillaah, Sabtu siang ini cukup membuat Mama berbahagia, anak-anak juga sejenak mengistirahatkan mata (mengurangi nonton), bermain sambil belajar.


Posted with WordPress4blackberry.