Libur Telah Tiba

Bismillaah…

Pekan ini anak-anak udah libur sekolah. Seperti punya energi baru deh ketika suasana di rumah sedikit berbeda, biasanya pagi sampe siang saya berdua saja dengan Si Bungsu, tapi sekarang ada Si Sulung dan Si Tengah ada di rumah sepanjang hari. Rameee… Dan seruuu kayak kapal pecah.

Saya sudah mengumpulkan beberapa referensi kegiatan untuk mereka. Juga nyari resep makanan. Hihihi. Kesempatan untuk memasak menu-menu yang dulunya saya malas untuk mencobanya.

Ketika libur sekolah seperti ini saya merasa punya banyak waktu karena saya tidak harus antar-jemput mereka ke sekolah kan… Padahal waktu sama aja ya, 24 jam juga.

Alhamdulillaah, dengan izin Alloh, saya bisa temani anak-anak. Kesempatan untuk banyak berdiskusi dengan mereka, memperhatikan sampai sejauh mana pemahaman mereka tentang beberapa hal.
__

Jadi… Teman-teman sudah ada rencana kegiatan isi liburan? Selamat berlibur yaaa… 😁

Apa Kabar, Mbak?

“Apa kabar, Mbak? apa kegiatanmu sekarang? eh, nama blogmu apa ya, aku mau lihat aktifitasmu setelah berhenti bekerja (resign)…”

Hehehe… saya pernah diberondong dengan pertanyaan semacam itu oleh seorang teman. Teman yang resah dan bimbang. Akankah dia tetap bekerja, atau resign saja.

Dari obrolan selanjutnya sih, dia sebenernya sudah paham kok kalau dia seharusnya berada di rumah, berhenti bekerja. Jadi saya ngga perlu membantunya menggali pertimbangan sisi kelebihan dan kekurangan pilihannya. Namun yaa masih saja terlintas kekhawatiran-kekhawatiran bila dia berhenti bekerja. Kalau nanti kekurangan uang, bagaimana? Kalau nanti suami berpulang duluan, sementara dia tidak lagi bekerja, bagaimana nafkah anak-anak? Daaan bagaimana-bagaimana yang lainnya…

Ya, manusiawi dan wajar banget. Itu semua masuk akal kok. Dan kemungkinan itu akan selalu ada.

Tapi, terkadang kita perlu melongok ke dalam dada kita sebab Alloh Ta’ala sudah mengaruniakan hati yang sudah diset sesuai fitrah dari-Nya kok. Apa iya, kita ngga percaya sama Alloh yang Maha Kaya? Apa iya, kita meragukan hikmah dari setiap perintah-Nya? Beneran, berani ngeyel sama Dia? Kalau saya tempo hari sih, saya ngga berani ngeyel, lha wong alasan saya ngga ada yang cukup kuat kok untuk saya tetep bekerja. ^^

Jadi, apapun pilihanmu, Teman, sebaiknya sejak sekarang siapkan deh jawaban untuk pertanggungjawaban kelak.

“Emang, Mbak ngga pernah khawatir tentang kemungkinan-kemungkinan di atas?”

Ya sering…!🙂

Saya sering khawatir, pas ada keperluan mendesak, saya ngga punya uang. Saya sering khawatir bila Ayahnya anak-anak berpulang lebih dulu, lalu bla bla bla… Baca lebih lanjut

Kardus Bekas : Mobil Off Road

Masih berkutat dengan kardus bekas nih, Teman-teman. Alhamdulillaah ya, Si Tengah sudah mulai tampak inisiatifnya untuk bikin ini-itu. Kali ini dia nagih terus untuk bikin mobil off road. Kami namakan demikian karena kekhasan mobil ini pada bentuk rodanya.

Nah, untuk konsep rancangannya, dia udah menentukan. Body mobil juga dibuatnya sendiri. Namun, belum juga selesai sampai akhir, dia sudah berpindah ke mainan yang lain. Deuhh !

Jadinya Mama deh yang melanjutkan, ditemani Si Bungsu. Dan karena kami kehabisan kardus, jadi roda depannya ngga sama bentuknya.  *tutupmata*

Daan, ini dia mobilnyaa… taddaa….

image

Foto mobil ini juga diposkan di instagram Andarucraft.