RSS

Hampir Saja Menyerah

27 Jan

Pesan nasehat, kata-kata mutiara, kalimat motivasi akan sangat ‘mengena’ di hati tatkala kita memang sedang berada di posisi atau situasi yang pas denganya.

Yaa Allah, jadikan setiap tetesan ASI yang terisap malaikat kecil kami menjadi embun penggugur dosa kami, penumbuh kesalehan dan keberkahan buah hati kami, dan izinkan menjadi bulir-bulir amal yang akan menjadi bekal kami menuju ridha-Mu. Amiin. (Ariani, dr. – Penulis buku “Ibu, Susui Aku”)

Ndilalah muncul pesan itu di BBM Group ( Emak-emak Smunisda, grup teman SMA) , pas banget ketika saya hampir saja menyerah kalah.

Cita-cita saya, selama 18 bulan awal usianya, Ulung mendapat full ASI. Sementara pekan kemarin, tabungan ASIP saya hanya ngepas. Hasil perahan hari ini, diminumkan besok. In-out saja, gak ada tabungan. Saya sudah menyiapkan susu UHT bila ASIP saya masih kurang untuknya.

Alhamdulillaah, pesan di BBM membuat saya kembali bersemangat, kembali disiplin mengatur waktu. Memang, belakangan ini saya tidak disiplin. ( Huuh… ) Terima kasih ya, Emak-emak Smunisda, kini ASIP saya kembali surplus, ada tabungan lagi, nggak ngepas-ngepas lagi, hehehe.

Dan untuk ibu-ibu di luar sana yang tengah berjuang memberikan ASI, ayo semangat Buu… ASI is the best, and always be the best for babies. Teruskan perjuangan…! :D

 

Tentang mamaray

Stay At Home Mom wanna be...
7 Comments

Posted by pada 27 Januari 2012 in 3, Anak-anak, Mama

 

Kaitkata: ,

7 Responses to Hampir Saja Menyerah

  1. Diah dan Rael

    27 Januari 2012 at 7:31 am

    Salam kenal Bunda :-) Tetap semangat untuk ASI-ex yaa…


    re : salam kenal Mba Diah :)
    salam kenal Kak Rael… ;)

    terima kasih telah berkunjung :)

     
  2. nh18

    27 Januari 2012 at 10:17 am

    Saya selalu salut pada ibu-ibu bekerja … yang tetap disiplin dan rajin memberikan ASI pada putra putrinya ….

    Dan saya pun juga salut pada perusahaan atau instansi yang juga Concern dengan kebutuhan ibu-ibu menyusui …

    saya sering lihat … di kantor-kantor ada disediakan ruangan nursery … khusus untuk memerah ASI. Bahkan ada pula yang khusus menyediakan lemari es/freezer untuk penyimpanan ASI tersebut sebelum sore nanti dibawa pulang

    Salam saya Mamaray


    re : sayangnya di kantor saya, ruang khusus nursery belum ada, Om. Jadi kami menyiasati sendiri. hihihi.
    Apalagi akan berlaku peraturan baru, ga boleh ada lemari es :( (colek Mba Devi)

     
    • rully

      8 Februari 2012 at 11:59 pm

      beneran ya aturan itu????


      re : kayaknya iya… gak tahu deh pelaksanaannya entar :P

       
  3. ~Amela~

    31 Januari 2012 at 10:31 pm

    semangat ya mbak!!! jangan menyerah, jangan menyerah.. #malahnyanyi


    re : hihihihi :D

     
  4. ke2nai

    2 Februari 2012 at 12:35 pm

    tetep semangat ya mbak :)


    re : hai, Mbak Myra… apa kabar…? :)

     
  5. rhainy

    3 Februari 2012 at 10:33 am

    semangat…jangan menyerah… :D


    re : siap, laksanakan! :D

     
  6. imoe

    4 Februari 2012 at 2:09 am

    semangatttttttttt


    re : wah, mantab, Bang… :)

     

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.